Guru adalah figur sentral dalam dunia pendidikan, khususnya saat terjalinnya proses interaksi belajr-mengajar. Oleh karenanya guru harus memiliki karakteristik kepribadian yang ideal sesuai dengan persyaratan yang bersifat psikologis-pedagogis. Konon, pada zaman dulu posisi guru disejajarkan dengan para priyayi yang selalu duduk di deretan utama dalam berbagai upacara.